Satam dan Tarsius Serta Dua Alutsista Bakal Jadi Monumen Pada MNE Komodo 2020 di Belitung

TANJUNGPANDAN, DISKOMINFO – Pelaksanaan kegiatan multirateral Naval Exercise (MNE) Komodo ke 4 tinggal menghitung bulan. Kegiatan ini direncanakan akan berlangsung sekitar tanggal 20 hingga 25 agustus 2020 di Jakarta dan Belitung. Anggota marinir dari puluhan negara sendiri akan mulai lego jangkar dan beraktivitas di Belitung pada 26 dan 27 agustus 2020.

Seperti halnya pada pelaksanaan sebelumnya, MNE Komodo dipastikan akan membuat monumen di lokasi pelaksanaan. Untuk MNE Komodo ke 4 tahun 2020 ini TNI Angkatan Laut Republik Indonesia akan membuat monumen pesawat tempur dan tank Amfibi. Hal ini disampaikan oleh Kabid Community Activity MNEK 2020, Kolonel Marinir Etwin Ramadhan dalam rapat lanjutan dengan Bupati Belitung di rumah dinas Bupati, rabu (04/03/2020).

“Nanti kita siap bikin monumen tank amfibi dan pesawat tempur,” ujar Etwin.

Selain kedua alat tempur tersebut, Edwin juga meminta untuk menyandingkannya dengan unsur lokal yang ada di Belitung.

Menanggapi hal ini, Bupati Belitung, Sahani Saleh menyebut banyak hal yang bisa menjadi unsur lokal yang bisa dijadikan monumen bersama dengan 2 Alutsista tersebut. Bupati Sahani menyebutkan batu satam dan tarsius bisa mewakili hal tersebut.

“Kita punya batu satam dan tarsius yang cuman ada di Belitung,” ungkap Bupati Sahani.

Bagi Bupati Sahani, satam dan tarsius menjadi unsur yang mewakili Belitung. Pasalnya satam dan tarsius merupakan bagian dari Geopark yang ada di Belitung. (Arlan/IKP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 2 =