Musrenbang RPJMD Kabupaten Belitung 2018-2023

TANJUNGPANDAN, DISKOMINFO – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Belitung gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di ruang rapat BAPPEDA Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung, Senin (25/2).

Kepala BAPPEDA Kabupaten Belitung, MZ Hendra Caya, SE, M. Si dalam sambutannya menjelaskan bahwa Penyusunan RPJMD merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencaaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.

Adapun tujuannya adalah untuk mewujudkan pembangunan Daerah dalam rangka peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat,kesempatan kerja, lapangan berusaha, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik dan daya saing Daerah.

”Penyusunan dokumen RPJMD Kabupaten Belitung disusun dengan prinsip transparan, responsif, efisien, efektif, akuntabel, partisipatif, terukur, berkeadilan, berwawasan lingkungan dan berkelanjutan”, ujar Hendra.

Kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Bupati Belitung, Sahani Saleh, S. Sos ini juga mencantumkan 16 (enam belas) program inovatif Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk menggapai target visi misi Kabupaten Belitung yaitu “Mewujudkan Ekonomi yang Berkeadilan, Berdaya Saing, dan Inovatif di Kabupaten Belitung 2018-2023”.

16 Program inovatif ini adalah program PELANDUK (Pelayanan Medik Untuk Kampung), program GANGAN (Garansi Hasil Panen Komoditi Gabungan), program BETARE (Belitung Terang Benderang), program SIMPOR (Sistem Pendampingan dan Olah Raga), program CUHAI (CSR untuk Hijau dan Indah), program BERUAH (Pembangunan dan Perbaikan Rumah Ibadah, program AMBONG (Asistensi dan Asupan Makanan Tambahan Untuk Balita dan Ibu Mengandung), program SOS CENTER (Telp SOS/aplikasi masyarakat menghubungi SOS Center), program TERINDAK (Tanah Terintegrasi dan Akuntabel), program PUKAT (Program Air Bersih Untuk Masyarakat), program TUSENA (Satu Desa Satu Destinasi), program BAGUK (Bagi Bibit Gratis Untuk Kampong), program KETARAP (Keterpaduan Antar Rakyat Antar Pengusaha), program KEMINANGAN (Kearifan Lokal dan Adat Istiadat Sebagai Inspirasi Pembangunan), program ILAK (Insentif Langsung Untuk Kemajuan) dan program SEHATI (Sistem Pelayanan Kesehatan Terintegrasi). “Kedepan akan ditingkatkan pada bidang pariwisata, perikanan dan kelautan serta pertanian juga akan kita kembangkan” lanjut Sahani.

Turut hadir Wakil Bupati Belitung, Sekretaris Daerah, Wakil Ketua DPRD, Kepala Bapelitbangda Prov. Kepulauan Bangka Belitung, kepala dan perwakilan OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung, serta tamu undangan lainnya. (Siti Rofiqoh/IKP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 + 20 =